Minggu, 27 Januari 2013

SKK Gerak Jalan


BAB 1
PENGERTIAN DAN SEJARAH GERAK JALAN

A.         Pengertian Gerak Jalan
Gerak jalan adalah kegiatan seperti berolahraga dengan berjalan kaki menyusuri jalan dengan bersama-sama atau bias dikatakan berkelompok yang terdiri dari 5 orang atau lebih.
B.         Sejarah Gerak Jalan
Gerak jalan berasal dari dua kata yaitu gerak dan jalan, yang berarti gerak tangan dan kaki yang teratur secara bersama – sama disertai dengan berjalan.
Gerak jalan sudah ada sejak bangsa Indonesia masih dijajah oleh bangsa asing. Tetapi bangsa Indonesia baru mengenal makna gerak jalan setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan.
Pejuang bangsa Indonesia selalu menjalankan tugas berlatih mengangkat senjata dengan gerak tangan dan berjalan. Sepanjang hari pejuang Indonesia melatih fisik, mental, dan rasa kebanggaan pada diri sendiri maupun bangsa.
Gerak jalan juga untuk melatih kedisiplinan dan kepatuhan terhadap pemimpin. Dengan adanya gerak jalan juga dapat memupuk rasa persaudaraan, semangat persatuan dan kesatuan bangsa dan nilai-nilai perjuangan serta meningkatkan rasa nasionalisme bagi bangsa Indonesia.


BAB 2
CARA DAN SIKAP DALAM GERAK JALAN

A.   Sikap Berdiri
1.      Seluruh anggota badan harus dalam posisi tegak dan susunan tulang belakang lurus
2.      Kepala tegak, tengkuk bahu dalam posisi lurus segaris dengan badan
3.      Tarik sedikit dagu, dan pandangan lurus ke depan
4.      Dada dibuka dan perut harus tetap rata, guna merilekskan pernapasan
B.   Sikap Start
1.      Berdiri tegak
2.      Pandangan mata ke depan, kaki siap melangkah
C.   Sikap Berjalan
1.      Gerakan lengan seperti mengayuh bergantian
2.      Ketika mengayuh, lengan digerakan dengan persendian kaki dan siku
3.      Langkahkan kaki secara bergantian
4.      Saat melangkah, tumit terangkat dan menolak dengan pangkal jari
5.      Angkat kaki depan sedikit sambil menekuk lutut
6.      Saat telapak kaki menapak, sebaiknya ujung kaki dahulu, supaya berat badan terjaga
7.      Kaki semula menjadi kaki tumpu
8.      Semua dasar gerak ini dilakukan secara bergantian dengan posisi lengan harus selalu berlawanan dengan langkah kaki
D.   Melakukan Jalan Cepat
1.      Gerakkan lengan seperti mengayuh secara bergantian dengan tempo lebih cepat dari jalan biasa
2.      Langkah kaki secara bergantian dengan tempo lebih cepat pula
E.    Melakukan Jalan Lambat
1.      Gerakkan lengan seperti mengayun secara bergantian
2.      Langkahkan kaki secara  bergantian
3.      Saat melangkah, tumit terangkat dan menolak dengan pangkal jari
4.      Angkat kaki depan sedikit sambil menekuk lutut
5.      Saat menapak, lebh baik ujung kaki dulu, aagar berat badan terjaga
6.      Semua gerak dasar tersebut dilakukan bergantian dan dengan tempo lebih lambat dari jalan biasa,


BAB 3
PENYEBAB, CARA MENCEGAH DAN MERAWAT LEPUH DI KAKI

A.    Penyebab Lepuh di Kaki
Lepuhan timbul akibat adanya tekanan atau gesekan kulit dengan benda keras, seperti kaus kaki atau benda benda lain yang menempel terlalu lama pada kulit atau bersentuhan dengan benda keras. Sehingga pada kulit akan terbentuk gelembung berisi cairan.
Gelembung lepuhan tersebut terasa perih, panas, dan bahkan terasa sangat sakit. Lepuhan pada kulit jangan sampai pecah karena lapisan kulit yang menutup lepuhan itu melindungi bakteri yang akan mengakibatkan infeksi.S eandainya tidak pecah, cairan dalam lepuhan akan terserap kembali oleh kulit walaupun prosesnya sangat lama.
B.     Cara Mencegah Lepuh di Kaki
a.       Pakailah sepatu yang longgar atau nyaman dipakai
b.      Alas kaki harus dalam keadaan baik saat dipakai
c.       Pakai kaos kaki yang tidak berlubang, bersih, kering, dan ukuran yang sesuai
d.      Kaki harus dicuci setiap hari dan diolesi minyak asam salsilat yang melunakkan kapalan dan menjaga kulit lentur
e.       Daerah kulit sensitif dapat dilindungi dengan perban perekat
f.       Sebelum melakukan gerak jalan, kaki diolesi dengan jahe dan kencur
g.      Beri sedikit minyak pada bagian sepatu, gunakan minyak khusus kulit/baby oil
C.     Cara Mengatasi Lepuh di Kaki
a.       Kaki direndam dengan air hangat
b.      Oleskan salep atau obat untuk megatasi lepuh di kulit
c.       Setelah memakai sepatu, kaki langsung dicuci
d.      Jaga agar permukaan lepuh tidak pecah

BAB 4
CARA ISTIRAHAT SELAMA GERAK JALAN

A.          Beristirahat Selama Gerak Jalan
1.      Langkah kaki jangan terlalu lebar
2.      Jangan jalan terlalu cepat
3.      Atur nafas dengan sebaik-baiknya
B.           Cara Beristirahat Sesudah Gerak Jalan
1.      Duduklah dengan keadaan kaki lurus, jangan ditekuk
2.      Cari tempat yang tidak terlalu berangin
3.      Segera minum air
4.      Atur waktu istirahat, jangan terlalu lama


BAB 5
PENGALAMAN GERAK JALAN

            Tanggal 13, oktober 2012 kemarin, diadakan kegiatan gerak jalan di sekolahku. Tujuannya untuk memenuhi syarat kecakapan khusus (pramuka) . yang perempuan bejalan sejauh 8 Km sedangkan yang laki-laki berjalan sejauh 10Km.
            Awalnya dirumah aku melakukan persiapan sebelum berangkat pramuka, tapi aku tertidur. Jam setengah 4 kurang aku dibangunkan ibuku, dan hal yang pertama kali kupikirkan adalah aku “terlambat”. Aku segera bergegas kesekolah, sesampainya disekolah aku melihat rombongan teman-temanku sudah berjalan jauh didepanku. Aku berlari munyusul mereka. Salah seorang teman kutanyai  ‘dimana teman sereguku?’ “Mereka jalan paling  depan”.Akupun berlari menyusul kelompok-kelompok lainnya. Hingga akhirnya aku bisa menyusul kelompokku yang berada di paling depan.
            Gerak jalan ini aku tidak terlalu tau rutenya. Tapi aku bisa mendeskripsikann sedikit arah jalannya. Dari sekolahanku aku bergerak ke arah selatan, sampai di ring road selatan aku berjalan menyusuri jalan aspal. Melewati tempat truk-truk berkumpul, mungkin bisa dibilang usaha pasir. Dan berbelok di tikungan yang tak jauh dari tempat itu lalu berjalan menuju arah timur, setelah berjalan lama kami berbelok kearah utara dan menuju sekolah kami tempat awal kami memulai gerak jalan.
             Disekolah aku beristirahat sejenak mengusir pegal yang menyerangku. Tak lama beristirah akupun pulang setelah mengisi jadwal hadir.


BAB 6
PENUTUP

            Aktifitas belajar menuntut tingkat kesegaran dan kebugaran jasmani yang prima. Tanpa kesegaran dan kebugaran tersebut, aktifitas kita akan menjadi lembek, kurang bersemangat, bahkan menjadi lesu atau loyo. Mungkin inilah mengapa pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dikatakan bagian tidak terpisahkan dari pendidikan secara keseluruhan. Ingat, sebuah pepatah mengatakan “dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat (men sana in corporesano).
            Oleh karena itu kita harus selalu berolahraga secara teratur. Gerak jalan juga termasuk berolahraga. Berolahraga harus megikuti aturan, agar sesuatu yang kita lakukan itu tidak sia-sia. Aturan aturan dalam gerak jalan antara lain, badan harus tegak, pandangan lurus dan sikap kaki yang benar agar berolahraga kita tidak terganggu kaki yang keseleo atau juga bias kaki kita melepuh.

















1 komentar: